Mengenal Tentang Cold Storage Beserta Penggunaannya

9 bulan yang lalu

Saat ini penggunaan cold storage sudah banyak dipakai oleh berbagai sektor industri di Indonesia, mulai dari industri farmasi, perikanan, pertanian, importir daging, pengolahan makanan, dan macam-macam bisnis lainnya. Kebutuhan akan lemari pendingin dalam jumlah yang besar membuat cold storage diminati oleh banyak perusahaan untuk menyimpan produk-produk mereka agar tetap awet dalam jangka waktu yang lama.

Lantas, apa sebenarnya cold storage itu? Apa sajakah manfaatnya? Berikut ulasan lengkapnya.

Apa Itu Cold Storage?

Cold storage merupakan sebuah ruangan pendingin yang dirancang dengan suhu rendah, dan biasanya dimanfaatkan sebagai gudang untuk menyimpan berbagai macam produk agar tetap segar dan awet. Itu sebabnya, cold storage banyak dimanfaatkan oleh industri yang memproduksi makanan, seperti sayur, daging, maupun makanan olahan lainnya.

Cara kerjanya mirip seperti kulkas, yaitu untuk membekukan makanan supaya tahan lama. Namun tidak seperti lemari pendingin yang berukuran kecil, cold storage memiliki ukuran yang luas, dan besar atau kecilnya bisa disesuaikan tergantung kebutuhan penggunannya. Demikian juga dengan tingkat pengaturan suhunya, temperatur cold storage bisa diatur sedemikian rupa untuk memperpanjang daya tahan produk yang ditaruh di dalamnya.

Apa Saja Macam-Macamnya?

Secara umum cold storage terbagi menjadi empat jenis, yaitu chilled room, freezer room, blast chiller, dan blast freezer. Keempatnya memiliki fungsi dasar yang sama, yaitu untuk menyimpan produk agar tidak mudah rusak. Perbedaannya hanya terletak pada pengaturan suhunya saja, sehingga daya tahan produk yang disimpan di dalamnya pun akan berbeda.
 
Chilled room memiliki kondisi ruang bertemperatur antara 10°C sampai dengan 0°C. Cold storage jenis ini berfungsi untuk menyimpan bahan makanan segar seperti sayur dan buah yang daya tahannya tidak lebih dari 60 hari.

Freezer room memiliki suhu ruang dengan temperatur lebih rendah, yaitu antara -15°C sampai dengan -20°C. Cold storage jenis ini biasanya digunakan untuk menyimpan makanan yang membutuhkan temperatur beku seperti daging, susu, keju, dan lain sebagainya.

Blast chiller memiliki kondisi ruang dengan temperatur antara 1°C sampai dengan 4°C. Berbeda dari chilled room dan freezer room, blast chiller memiliki kemampuan untuk membekukan makanan dalam waktu singkat. Cold storage jenis ini biasanya digunakan untuk pengawetan jangka pendek, sehingga makanan yang sudah dibekukan bisa dicairkan kembali dengan cepat.

Blast freezer memiliki kemampuan untuk membekukan makanan dalam waktu singkat seperti blast chiller. Perbedaannya terletak pada temperatur ruangnya, yaitu blast freezer memiliki suhu antara -25°C sampai dengan -35°C. Cold storage jenis ini biasanya digunakan untuk pengawetan jangka panjang.

Blast chiller dan blast freezer tidak hanya berguna untuk membekukan makanan secara cepat saja, namun juga untuk menghindari kontaminasi bakteri, menjaga cita rasanya, mengurangi kadar air, serta mempertahankan nutrisi di dalamnya.

Bagaimana Cara Perawatannya?

Hal paling penting yang harus diperhatikan pada cold storage adalah kestabilan suhunya. Untuk menjaga makanan di dalamnya agar tetap awet dan tidak mudah rusak, tentunya suhu mesin pendinginnya pun harus selalu diperhatikan. Karena itu, untuk memasukkan stok makanan atau produk ke dalam cold storage harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan sesuai SOP yang berlaku. Jika tidak, panas dari luar mungkin saja masuk ke dalam dan merusak kestabilan suhu di dalam cold storage.

Selain itu, ada pula beberapa hal penting lain yang perlu diperhatikan. Misalnya seperti kebersihan mesin pendingin serta bagaimana cara perawatan yang tepat. Kemudian ada juga pre-cooling produk, di mana suhu produk yang akan dimasukkan ke dalam cold storage harus disesuaikan terlebih dahulu agar tidak merusak kestabilan suhunya.

Itu dia penjelasan mengenai cold storage beserta penggunannya. Tentunya, dengan keberadaan cold storage, kini pengawetan bahan makanan maupun minuman jadi lebih mudah tanpa perlu mengurangi kualitas dan kesegarannya.