Memahami Manfaat & Proses Cold Chain Logistics dalam Bisnis
Bisnis produk sensitif suhu seperti makanan segar tak bisa dilepaskan dari peran cold chain logistics. Sistem yang satu ini berkontribusi mengamankan makanan dari suhu danger zone. Namun, apakah cold chain logistics hanya dibutuhkan pada sektor industri makanan?
Sebelum membahas hal tersebut, simak dulu informasi lengkap mengenai cold chain logistics, mulai dari pengertian, manfaat, dan prosesnya. Simak penjelasan di artikel ini sampai tuntas untuk memahaminya secara menyeluruh.
Pengertian Cold Chain Logistics
Logistik adalah pengelolaan arus barang dari tempat asal ke tempat tujuan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Cold logistics merupakan bagian dari cold chain logistics.
Cold chain logistics adalah sistem pengelolaan suhu secara berkelanjutan tanpa terputus dari awal sampai akhir tujuan. Adapun kisaran suhu dalam cold chain logistics sebagai berikut:
Frozen (-28°C to -23°C): Es krim, daging (sapi, ayam, atau ikan), makanan olahan, adonan beku, dan butter.
Chill (0°C to 5°C): Buah-buahan, sayuran, bawang, essence, dan vaksin.
Ambient/AC (18°C to 23°C): Coklat, kopi, breadcrumb, farmasi, beras, dan makanan kaleng.
Teknologi pendingin pada cold chain logistics mencakup cold storage, transportasi berpendingin, dan peralatan dengan suhu terkontrol lainnya. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas produk, mencegah kerusakan selama penyimpanan, dan memperpanjang umur simpan produk sensitif suhu.
Secara umum, fungsi cold chain logistics adalah sebagai berikut:
Menjaga kualitas produk.
Menjaga keamanan produk untuk dikonsumsi.
Memperpanjang waktu simpan produk.
Manfaat Cold Chain Logistics
Dengan menerapkan cold chain logistics, perusahaan akan mendapatkan manfaat yang luas, baik yang berkaitan dengan produk hingga masa depan bisnis jangka panjang. Berikut ini gambaran manfaat yang diperoleh jika perusahaan menerapkan cold chain logistics:
1. Menjaga Mutu Produk
Beberapa produk yang sensitif suhu memerlukan penanganan khusus agar kualitasnya tidak menurun. Tentunya, indikator kualitas pada tiap produk berbeda-beda, ada yang berkaitan dengan nutrisi, tekstur, rasa, bahkan efektivitas.
Di sinilah cold chain logistics membantu menjaga mutu produk dengan suhu yang terkontrol sepanjang rantai distribusi. Hasilnya, produk sampai di tangan konsumen sesuai standar kualitas yang umum di industrinya.
2. Mempertahankan Keamanan Produk
Tahukah Anda jika suhu penyimpanan produk makanan dan farmasi tidak dijaga, bakteri berbahaya, seperti Salmonella atau E. coli bisa saja berkembang biak di dalamnya? Jika hal itu terjadi, risiko keracunan dan berbagai masalah kesehatan akan meningkat.
Di sinilah cold chain logistics berperan untuk membantu menjaga suhu penyimpanan dan pengiriman produk sehingga tetap aman, layak konsumsi, dan tidak memicu masalah kesehatan.
3. Memperpanjang Umur Simpan Produk
Teknologi pendingin pada cold chain logistics berperan menghambat proses pembusukan alami serta pertumbuhan mikroorganisme yang dapat merusak produk. Dengan demikian, umur simpan produk akan lebih lama.
Sebagai contoh, daging segar yang umumnya hanya bisa bertahan 1–2 hari di suhu ruang akan bertahan sampai berminggu-minggu bila disimpan di cold storage. Hal ini tentu menawarkan fleksibiltas tinggi dalam perencanaan distribusi.
4. Menurunkan Risiko Kerugian
Jika kualitas produk menurun atau terjadi kerusakan saat di perjalanan, perusahaan mungkin harus menanggung sejumlah kerugian, mulai dari keluhan konsumen, biaya retur produk, biaya perbaikan, hingga penurunan reputasi.
Oleh karena itu, cold chain logistics bisa membantu mengurangi risiko kerugian sehingga perusahaan mampu menghemat biaya operasional dan menjaga reputasi jangka panjang.
5. Memperluas Cakupan Distribusi
Jika perusahaan tidak menerapkan cold chain logistics, pengiriman produk ke lokasi yang jaraknya jauh akan lebih sulit, bahkan mungkin tak bisa dijalankan sama sekali. Sebaliknya, cold chain logistics akan membantu perusahaan melakukan pengiriman produk ke luar kota bahkan negara tanpa mengurangi kualitasnya.
Baca juga: Mobil Box Pendingin: Moda Pengiriman yang Efektif dalam Menjaga Kualitas Produk
Jenis Produk yang Memerlukan Cold Chain Logistics
Cold chain logistics umumnya dibutuhkan untuk menangani penyimpanan dan pengiriman produk-produk berikut ini::
1. Produk Beku
Beberapa contoh produk beku yang biasanya memerlukan mekanisme cold chain logistics antara lain:
Produk susu dan turunannya (es krim, butter).
Produk olahan daging beku (sosis, nugget, bakso).
Produk bakery beku (puff pastry, frozen dough).
Makanan siap saji beku (pizza, dimsum, roti isi).
Pada umumnya, produk-produk beku ini perlu disimpan dan diangkut dalam suhu -18 ℃ atau lebih rendah. Tujuannya tentu saja untuk mencegah kerusakan fisik, penurunan kualitas, serta dan perubahan rasa pada produk.
2. Produk Kimia
Berbagai produk kimia untuk memenuhi kebutuhan riset, laboratorium, dan industri membutuhkan cold chain logistics guna mencegah terjadinya reaksi berbahaya yang mengurangi stabilitas dan efektivitasnya. Beberapa contoh produk kimia yang membutuhkan cold chain logistics adalah enzim, bahan biologi, atau yang sensitif suhu
3. Obat-Obatan dan Vaksin
Serupa dengan produk kimia, obat-obatan dan vaksin juga membutuhkan sistem cold chain logistics untuk mempertahankan keamanan kandungan serta efektivitasnya.
Salah satu contoh dari penerapannya adalah pada program vaksin nasional. Dengan adanya sistem yang suhunya terkontrol, vaksin dapat didistribusikan dan menjangkau fasilitas layanan kesehatan di daerah terpencil tanpa harus mengorbankan kualitasnya.
4. Makanan Segar
Produk selanjutnya yang membutuhkan sistem cold chain logistics adalah produk makanan segar, seperti sayur, buah, daging, dan seafood. Semua produk tersebut harus dikelola dalam suhu rendah agar terhindar dari kontaminasi bakteri sehingga umur simpannya lebih panjang dan dapat diterima konsumen dalam kondisi aman sekaligus segar.
Umumnya, penerapan cold chain logistics pada produk makanan segar melibatkan suhu 4 ℃ atau lebih rendah, tergantung pada karakteristik tiap produk.
5. Produk Perawatan Tubuh
Perlu dipahami bahwa produk-produk perawatan tubuh seperti skincare, haircare, dan parfum harus dijaga kualitas, tekstur, dan efektivitasnya agar bisa memberikan manfaat optimal bagi pengguna. Terlebih beberapa produk perawatan memiliki kandungan bahan aktif yang sensitif suhu, misalnya retinol dan vitamin C murni.
6. Produk Florikultura
Florikultura merupakan cabang ilmu hortikultura yang berfokus membudidayakan dan menjual tanaman hias dengan tujuan estetika. Produk florikultura di antaranya bunga potong (krisan, mawar, anggrek bulan), tanaman hias daun (Aglaonema, Monstera), tanaman pot berbunga, dan tanaman lanskap.
Pada umumnya, tanaman-tanaman tersebut diangkut dalam kondisi dingin agar tidak layu dan berubah warna sehingga bisa diterima oleh konsumen dalam bentuk terbaik.
MGM Bosco, Layanan Cold Chain Logistics di Indonesia
Setelah memahami seluk beluk cold chain logistics di penjelasan sebelumnya, pastikan Anda juga mencari penyedia layanan yang andal dan tepercaya untuk menunjang kelancaran operasional bisnis. MGM Bosco Logistics, penyedia layanan cold chain logistics Indonesia hadir menawarkan solusi terbaik bagi bisnis Anda.
MGM Bosco Logistics merupakan penyedia logistik rantai dingin (cold chain) end-to-end yang sudah berpengalaman lebih dari 20 tahun. MGM Bosco adalah salah satu penyedia layanan logistik rantai dingin terbesar di Indonesia, baik dari segi volume produk yang dikelola maupun ukuran fasilitas.
Saat ini, MGM Bosco memiliki dan mengelola empat fasilitas gudang utama, yaitu di Bekasi, Sidoarjo, Makassar, Palembang. Tak hanya itu, MGM Bosco juga memanfaatkan gudang rekanan guna memperluas jangkauan di seantero Nusantara.
Layanan di MGM Bosco sangat lengkap, mulai dari layanan gudang, 3PL (Third-Party Logistics), sistem manajemen, hingga distribusi. Ada pula beragam layanan nilai tambah, seperti sorting, repacking, blasting, plugging, dan knitting. Semua unit truk MGM Bosco dilengkapi dengan thermo-logger, GPS, dan melibatkan tim pemantau 24 jam non stop.
Menjaga kesegaran produk adalah modal penting untuk menjaga reputasi perusahaan dan mempertahankan eksistensi bisnis Anda dalam jangka waktu lama. Untuk itu, percayakan kebutuhan logistik Anda pada MGM Bosco Logistics. Hubungi kami segera untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai layanan kami!
Baca juga: Ini Perbedaan Air Blast Freezer & Cold Storage, Penting!