Tips Ekspedisi Pengiriman Buah agar Tetap Segar dan Tidak Busuk
Mengirim buah ke luar kota atau antarpulau bukan sekadar soal packing dan kirim. Buah termasuk produk yang mudah rusak sehingga butuh penanganan khusus agar tetap segar sampai tujuan. Itulah pentingnya mempertimbangkan ekspedisi pengiriman buah agar kualitasnya tetap terjaga.
Salah satu tips pengiriman agar tetap segar adalah memanfaatkan cold chain logistic. Dengan begitu, buah bisa tetap tersimpan di suhu yang tepat, tidak terlalu panas, sehingga meminimalkan risiko kebusukan. Lebih lanjut, yuk simak ulasan di bawah ini mengenai tips memilih ekspedisi pengiriman buah di bawah ini.
Tips Agar Buah Tidak Busuk dalam Pengiriman
Sebelum menentukan ekspedisi pengiriman buah, Anda juga perlu memperhatikan beberapa hal, mulai dari proses seleksi, pengemasan, hingga paparan suhunya. Jika pengelolaannya tidak sesuai, buah berisiko cepat busuk, terutama jika dalam jumlah besar.
Tidak hanya menurunkan kualitasnya, buah yang busuk juga berpotensi ‘tidak bisa dijual’ sehingga dapat menyebabkan kerugian. Hal ini tentu ingin dihindari oleh semua pemilik bisnis, bukan?
Oleh karena itu, beberapa tips yang bisa diterapkan agar buah tidak mudah busuk selama proses pengiriman adalah sebagai berikut:
1. Pilih Buah dengan Kematangan yang Tepat
Hindari buah yang terlalu matang. Pilih yang sudah matang tapi masih cukup keras agar tidak mudah rusak selama perjalanan.
2. Pastikan Buah Tidak Basah
Pengiriman buah ke luar kota dalam kondisi basah biasanya memiliki kelembapan yang tinggi dan berisiko lebih cepat berjamur. Ini menjadi salah satu faktor yang membuat buah mudah busuk. Jadi, sebaiknya Anda mengirim buah dalam kondisi kering.
3. Gunakan Kemasan yang Aman
Salah satu tantangan pengiriman barang adalah kondisi jalan yang tidak stabil dan terkadang menimbulkan guncangan. Jika buah tidak dikemas dengan aman, guncangan dapat menyebabkan buah rusak atau berantakan selama di perjalanan dan memengaruhi kualitasnya.
Selain itu, Anda sebaiknya tidak mengemas buah terlalu padat agar buah tidak saling menekan. Pasalnya, tekanan berlebih dapat menyebabkan memar dan mempercepat pembusukan.
4. Beri Ventilasi pada Kemasan
Ventilasi pada kemasan bisa berupa lubang kecil dalam plastik atau kardus. Hal ini berfungsi sebagai sirkulasi udara untuk mengontrol kelembapan udara di dalam kemasan.
5. Hindari Paparan Panas
Hal yang tidak kalah penting adalah memperhatikan paparan suhu di sekitar buah. Pastikan buah tidak terkena sinar matahari langsung selama proses pengiriman.
Jika diperlukan, Anda bisa menggunakan pengiriman dengan truk pendingin untuk jenis buah yang bisa dibekukan, seperti leci, mangga, dan beri. Dengan suhu yang sesuai, kematangan dan nutrisi buah tetap terjaga.
Baca juga: Tips Memilih Gudang Pendingin untuk Bisnis Frozen Food
Cara Memilih Ekspedisi Pengiriman Buah
Memilih jasa pengiriman buah ke luar kota menjadi salah satu faktor penentu kualitasnya. Mengapa begitu? Katakan saja, jika pengiriman lebih cepat, terstruktur, dan memberikan data real-time, tentu proses pengiriman menjadi lebih efektif, bukan?
Oleh karena itu, menentukan ekspedisi pengiriman buah tidak bisa sembarang, terutama untuk bisnis skala besar. Berikut beberapa tips memilihnya:
1. Cek Kredibilitas Ekspedisi Pengiriman
Pertama-tama, pastikan Anda menggunakan jasa ekspedisi yang sudah berpengalaman menangani pengiriman produk makanan. Biasanya perusahaan tersebut telah memiliki SOP khusus dalam proses handling barang.
2. Perhatikan Rute dan Jangkauan
Pilih ekspedisi dengan rute pengiriman yang efisien. Terlalu banyak transit bisa meningkatkan risiko kerusakan buah.
3. Pilih Layanan Pengiriman Cepat
Durasi pengiriman sangat berpengaruh terhadap kondisi buah. Semakin cepat sampai, semakin kecil risiko buah mengalami pembusukan. Oleh karena itu, layanan pengiriman dengan durasi paling cepat sangat direkomendasikan, terutama untuk buah yang mudah rusak.
4. Pastikan Ada Fasilitas Pendingin
Untuk buah tertentu seperti anggur atau stroberi, suhu dingin sangat penting. Ekspedisi dengan sistem cold chain atau armada berpendingin bisa membantu menjaga kualitas buah selama perjalanan.
5. Gunakan Ekspedisi dengan Fitur Tracking
Memilih layanan ekspedisi yang dilengkapi fitur tracking GPS membantu Anda memantau posisi paket secara real-time. Ini penting untuk memastikan pengiriman berjalan sesuai estimasi.
Salah satu perusahaan yang menyediakan layanan ekspedisi yang dilengkapi fitur tracking adalah MGM Bosco. Melalui layanan truk pendingin dari MGM Bosco, Anda bisa melakukan pemantauan secara real-time dengan sistem tracking GPS sekaligus pemantauan suhu. Hal ini bertujuan untuk memberikan transparansi dan kendali penuh kepada customer selama pengiriman berlangsung.
Baca juga: 7 Peran Penting Perusahaan Cold Storage Indonesia & Tantangannya
Jaga Produk Buah Tetap Fresh Selama Pengiriman dengan Layanan MGM Bosco
Pengiriman buah memang membutuhkan perhatian lebih dibandingkan barang biasa. Namun, dengan memilih ekspedisi yang tepat dan menerapkan teknik pengemasan yang benar, Anda bisa meminimalkan risiko kerusakan.
Jika sedang mencari ekspedisi pengiriman buah, Anda bisa mempertimbangkan layanan MGM Bosco. Layanan ini mencakup cold storage, distribusi, cold chain logistics, hingga layanan tambahan yang mungkin Anda perlukan, seperti blasting, pengemasan, bahkan penyortiran.
MGM Bosco juga menyediakan layanan 3PL (third-party logistics) yang memudahkan Anda dalam mengurus distribusi produk. Segera hubungi kami untuk mencari tahu lebih lanjut mengenai masing-masing layanan yang diberikan tersedia di MGM Bosco.
Baca juga: Supply Chain Management: Tujuan, Manfaat, dan Tahapannya